Showing posts with label KDrama Lovers. Show all posts
Showing posts with label KDrama Lovers. Show all posts

Friday, 8 November 2019

Review K-drama “Extraordinary You” Paguyuban Sobat Ambyar


Kayanya drama sekolah emang lagi ngetrend lagi ya sekarang? Mungkin karena sudah terlalu banyak juga drama berat yang beratnya melebihi berat badan.

Anyway, Salah satu di antaranya adalah Extraordinary You. Tayang di MBC setiap malam Rabu dan Kamis, yang baru bisa kita nikmati di setiap Kamis dan Jumat.

cr: http://hiburan.dreamers.id/article/83685/plot-twist-episode-terbaru-drama-extraordinary-you-berubah-jadi-era-kolosal
Diperankan oleh Rowoon, Kim Hye Yoon, dan Lee Jae Wook. 1 pemeran utama cewek dan 2 pemeran utama cowok, sudah tau lah yah artinya apa? Hehe. Bergenre rom-com, drama ini sukses membuat gue menebak-nebak bagaimana kelanjutan di setiap episodenya?

Dari segi cerita, gue suka banget, karena drama cinta segitiga dengan genre rom-com adalah favorite gue, namun yang gue sayangkan, kenapa drama dengan tema seperti ini terjadi pada anak SMA. Menurut gue dialog yang dipakai pada drama ini adalah dialog untuk orang dewasa. Atau mungkin anak SMA di sana sudah berdialog seperti itu di kehidupan sehari-harinya? Who knows? Karena gue liat, emang drama Korea these day tuh udah mirip-mirip ke serial barat gitu, kaya udah mulai menerima LGBT gitu, trus udah sering kissing scene juga, jamannya school 2013 tuh ngga ada banget kissing scene. Padahal gue nunggu-nunggu HAHA.

Extraordinary You ini menceritakan tentang seorang anak perempuan bernama Eun Dan Oh (Kim Hye Yoon) yang menderita penyakit jantung, kemudian dia menyadari ada yang aneh pada dirinya, yang ternyata dia hidup di dalam Manhwa (manga, bahasa Indonesianya apa yah? Kartun? Bukan ya? Pokoknya Manga) sehingga hidup dia dikendalikan oleh sang penulis. Jangan dibayangkan, karena memang drama ini sungguh tidak masuk akal. Ya gimana mau masuk akal, lu idup tapi dikontrol orang. Jadi ngga usah dibayangin, okey? Bayangin aja gimana rasanya bisa jadi Eun Dan Oh wkwkwk.

cr: https://www.petelagi.com/profil-dan-foto-pemain-drama-korea-extraordinary-you-2019/
Namun sayangnya, yang dituliskan oleh penulis dan yang diinginkan oleh  Eun Dan Oh ini tidak sesuai dengan yang ia harapkan, sehingga ia ingin mengubah nasibnya (nah, tambah aneh kan? Nggapapa. Tonton aja selama scene Harunya banyak). Di sini lah kisah cinta remaja SMA yang menggemaskan ini dimulai.

Haru (Rowoon), sang pemeran utama pria di drama ini namun hanyalah figuran yang jarang nongol di Manhwa berusaha membantu Eun Dan oh mewujudkan keinginannya untuk mengubah nasib Eun Dan Oh agar lebih baik. Kisah mereka ini yang membuat gue tiap nonton diabetes. Eun Dan Oh yang ditatap intens, gue yang lumer. Eun Dan oh yang diacak-acak rambutnya, hati gue yang berantakan. Haru is too sweet. Too perfect to be real gitu loh. Physically Ganteng, tinggi, gagah, pelukable, nduselable (??) dan personality ngga banyak omong, baik banget sama Eun Dan Oh, pokonya he is very good in every aspect.

cr: https://today.line.me/id/pc/article/Pesona+Rowoon+SF9+Pemeran+Haru+di+Drama+Extraordinary+You-6ev28j
Kemudian ada Baekyung (Lee Jae Wook), tunangan Eun Dan Oh, di drama ini dia diceritakan sebagai pemain antagonis tapi kadang bikin gemes karena ke-bucin-annya dan dia ini second lead male di drama ini. Jadi untuk yang biasanya mengidap second lead male syndrome, bersiap-siaplah patah hati.

Pas pemilihan cast kayanya yang menyeleksi memang punya selera fisik yang tinggi, karena menurut gue yang ada di drama ini semuanya benin-bening sekaliiiii. Gue ampe bingung ini anak-anak SMA apa perkumpulan trainee model. Wkwkk.

cr: https://www.idntimes.com/hype/entertainment/devi-latifah/jadi-anak-sekolahan-10-pesona-lee-jae-wook-di-drama-extraordinary-you-hp-c1c2
Ada Lee Do Hwa, yang ngga tau kenapa seganteng itu disia-siakan begitu saja, doi jarang muncul banget soalnya, tapi sekalinya muncul julit aja kerjaanya wkwkwk, trus ada Oh Nam Ju, yang dijadiin sebagai pemeran utama di manhwa, dan satu lagi yang mencuri perhatian nuna adalah adik Tiri Bae Kyung, gue ngga tau nama di dramanya siapa yak wkwkw, tapi duuuh matanya bagus banget. Tipe nuna banget deh HAHA.




cr: https://today.line.me/id/pc/article/7+Rookie+Aktor+Korea+Ini+Paling+Mencuri+Perhatian+Lewat+Web+Drama-ZyReXj
cr: https://www.kpopmap.com/baek-kyung-younger-brother-acted-by-bae-hyunsung-interests-many-in-extraordinary-you/
Btw sekolahnya fancy banget booook, kalangan elitnya yang elit banget gitu, BBF aja gengnya Goo Jun Pyo ngga gitu-gitu amat perasaan dah, atau emang beda generasi juga kali yak.

Kayaknya kalo ini setting latarnya ada di sebuah perusahaan terus yang anak-anak itu jadinya chaebol-chaebol kayaknya bakal lebih seru deh. Karena dengan setting latar sekolahan aja udah bikin sobat ambyar menggelinjang wkwkwk.

Jalan ceritanya memang agak memusingkan di awal-awal episode, tapi kita mulai bisa mengikuti ketika sudah memasuki episode 5, mulai bisa membedakan mana yang di manhwa mana kehidupan asli mereka, karena di episode awal-awal tuh loncat-loncatnya membingungkan, jadi jangan dulu mundur kalo pas nonton episode awal sakit kepala yah? ehehe

Akting adek-adek kesayangan nuna ini juga bagus – bagus semua, karena emang kalo di Korea kan sebelum memulai debut udah ditrainee dulu, digembleng sana sini, berbulan-bulan adapula yang bertahun-tahun, jadi tidak diragukan lagi deh. Pokoknya drama ini sangat recomended.

Anyway, Jadi kamu team Haru? Atau team Bae Kyung nih yorobun?

Monday, 27 May 2019

Review K-Drama "Beautiful World"



I'm Back!! Nuna Is Back! Setelah berbulan-bulan gue ngeluh karena ngga ada drakor seru yang bisa gue ikutin setiap minggunya, yang bikin idup gue gabut aja kalo di kosan. Finally! JTBC menjawab semua keluhan gue (o.o).

Drama korea ini berjudul "Beautiful World" tayang setiap weekend, berjumlah 16 episode, dan baru saja berakhir minggu 26 Mei kemarin, jadi bagi kalian-kalian yang maunya nonton drakor kalo udah kelar aja, drama ini sudah bisa kalian nikmati.

Menggaet Si tampan manis dedek gemas kesayangan kita semua, Nam Da Reum, drama ini sukses memikat gue dari awal episode (WOW!). Pemain lainnya ada Kim Hwan Hee, Choo Ja Hyun, dan Park Hee Soon yang digaet juga sebagai pemain utama.



Sebenarnya, selain Nam Da Reum gue ngga kenal dengan ketiga pemain utama lainnya wkwkwk, karena setelah gue browsing, Choo Ja Hyun ini aktif di drama sekitar sebelum tahun 2010an, dan baru aktif lagi tahun ini, berati kan dia aktif berlalu lalang di dunia perdrama koreaan pas gue belum kenal Lee Min Ho, jadi wajar kalo gue baru pertama liat dia di drama. Park Hee Soon juga sama, bahkan kebanyakan main film dibanding dengan drama. Sedangkan Kim Hwan Hee ini dulunya aktris cilik, mungkin sebenernya gue udah pernah liat dia di drama, cuman ngga ngeuh aja.





Di drama ini, semua pemain aktingnya ngga ada yang ngga bagus, dari pemain utama sampai ke cameonya, semuanya bagus banget aktingnya. Yang baik bikin lumer karena kebaikan hatinya, yang jahat bikin pengen nonjok mukanya. Karena menurut gue sih emang sebagus itu.

Tema drama ini sendiri ngga begitu mainstream-mainstream amat sih, it's about bullying, yang menurut gue tema ini udah sering banget diangkat untuk dijadikan tema sebuah drama. Jaman dulu ada school 2013 dan school 2015 yang mengangkat tema bullying juga. Tapi ngga tau kenapa di drama ini gue dibikin kayak menunggu-nunggu setiap episodenya gitu. Dan nunggu dari weekend ke weekend itu gilaaaaaak berasa banget lamanya cuuuyyy!

Gue ampe berpikir, apakah bullying di sana sebegitunya? Atau ini cuman drama semata? Well, gue ngga tau sih karena gue selain bukan ke Korea, gue juga belum pernah tinggal di Korea, boro-boro tinggal di sana, ke Koreanya aja gue belum pernah (ciyeee curhaat) HAHAHA.

And again! apa sih yang bisa kalian ambil hikmahnya dari nonton drakor tuh? eh gimana yah bahasanya? maknanya? apasih? Anyway, pokoknya di drama ini gue jadi belajar perjuangan orang tua demi anak dan pendidikan yang orang tua kasih di rumah itu amat sangat penting, tanggung jawab seorang guru, dan banyak lagi. Pokoknya ini drama totally recommended!!

cr: pinterest/Namdareum

Berhubung gue lagi belajar nulis review drama or movie without spoiler, jadi gue cuman bisa nulis segini, mungkin di review-review drama yang lain gue bisa lebih mengeksplor lagi apa aja yang harus gue tulis ketika review drama atau film tanpa harus spoiler. So, I hope you enjoy my review and don't forget to watch the drama. Selamat menunaikan ibadah puasa chingu-chingukuuu.


Wednesday, 14 March 2018

Why being kpop fan is that hard?

Percayalah padaku, 8 tahun yang lalu aku juga termasuk orang-orang yang underestimate sama kpop, mulut lancang ini pernah bilang “apaan sih suka drama korea? Cowonya kan kaya cewek-cewek gitu, mana mukanya sama semua” dan akhirnya akupun kena karma sampe akhirnya mabok kpop sampe sebegininya wkwkwk.

Awal-awal tahun suka kpop gue habiskan dengan begadang menonton drama korea. Yang file nya pun bukan dari download kaya sekarang, tapi beli kaset dvd bajakan yang gambarnya kalo digedein kadang pecah-pecah, karena yang gue beli itu 1 dvd isi 16 episode XD. Saking seringnya bolak-balik kota kembang beliin dvd gue sampe akrab ama yang jualannya, tukeran nomor henpon dan tiap ada drama baru disms wkwkwk. Trus tiap pulang sekolah ke warnet ngedownloadin mv-mv Super Junior. Kenangan banget sih itu XD.

Sempet jualan aksesoris berbau korea juga pas kelas 3 SMK sama temen, pangsanya ya adek-adek kelas yang sangat loyal terhadap oppa-oppa wkwkwk. Belum lagi rajin banget dateng ke gathering fanbase, apalagi kalo gratis (muka gratisan banget), lumayan nambah kenalan juga. Sampe sekarang gue akrab sama eonni Deti itu ya awalnya gara-gara sering ketemu di gathering Suju.

Tahun ke 3 ke 4 jadi Kpop gue udah mulai multi fandom, gara-garanya gue nonton mubank yang ada Suju, Infinite, Beast, Teentop, Sistar, SHinee dan Eru. Jadi multi fandom adalah cobaan hidup yang berat yorobun, kalo Dilan bilang rindu itu berat, bilangin belum ada apa-apanya, punya banyak bias itulah yang berat hahaha.

8 tahun menjadi seorang kpop-er gue pun mendapat banyak keuntungan (??). wait! Bukan keuntungan deh, apa yah, pokonya gara-gara gue suka kpop, dan suka nontonin drama korea pake sub bahasa inggris, jadinya sekarang gue ngga cuman bisa yes sama no doang, juga bisa sedikit-sedikit bahasa korea (yaaa… lumayan lah buat flirting-flirting sama oppa-oppa di random chating wkwkwk), gara-gara suka korea gue juga punya banyak temen sefrekuensi, kaya teteh-teteh pemilik fanstuffstore di baltos (instagram: @fanstuffstore), oiya, dan gue juga jadi ada bahasan buat nulis blog, kaya sekarang ini syalalaa. 

Kpop juga bikin gue ngga mudah terpengaruh sama dunia luar yang agak negatif (like smoking, drinking drugs or something), karena ya gimana mo terpengaruh wong kerjaannya di kamar aja nontonin drakor, jadi insya Allah ngga ngerugiin orang, kecuali ngerugiin wifi kantor dan wifi kosan yang gue sedot terus buat donlotin drama ehehehe.

Namun, menjadi kpop-er juga ngga semerta-merta mulus, gue pernah dimarahin bu bos ditempat kerja yang lama gara-gara ngga diijinin cuti buat nonton running man tapi gue malah bolos hihi, sampe disidang boo gueee wkwk, pernah ketipu tiket konser juga, dibilang alay sama setiap orang tiap bilang ‘iya aku suka drama korea’, belum lagi dibilang ‘pantesan jomblo, suka korea sih’ zzzz. I’m fine with that anyway.

Well, sekarang-sekarang jadi kpop-er makin susah, dihujat sana sini, I mean, kaya semua orang tuh underestimate gitu sama kpop-er, yang bilang kpop-er anak alay lah kpop-er mah lebay lah, anarkis lah, senggol bacok lah, lebih parahnya lagi sekarang (gue pernah liat di twitter nya kak @ronzzykevin) suka kpop aja sampe dibilang kafir. Like seriously yah apa hubungannya sih suka kpop sama agama? Gue tau banget kalo udah ngomongin masalah agama di Indonesia ini sensitive sekali, kaya ngomong salah sedikit tentang agama aja tuh pasti bakal dihujat habis-habisan dan ngga kelar 1 minggu zzz.

Menurut gue, urusan agama mah kan udah privasi banget, heran aja gue kenapa banget kudu disambung-sambungin ke agama, yang lebih sedihnya sampe disebut kafir. Padahal kan yah yang ngga suka kpop belum tentu ibadahnya lebih rajin dari kpoper kan? Astagfirullah, tuh kan jadi ngabanding-bandingin gini ><. Sebenernya gue yang udah mendeklarasikan diri sebagai kpoper dari 8 tahun yang lalu ini sedih, karena jaman gue dulu mentok-mentok ejekan yang bikin kesel tuh ‘cowok korea mah kayak banci’ dan ‘mukanya ngga ada yang asli’ itu aselik! Bikin naik darah. Kalo udah ada yang bilang kaya gitu gue istigfar aja dalem ati biar nga buang-buang energi. Tapi sama sekali ngga pernah dikait-kaitkan sama agama.

Gue pernah di kantor ada yang bilang gini, “roh, kata ustad (siapa namanya gue lupa) tau ngga, drama korea tuh bikinan yahudi, lu tuh jangan nontonin drama korea mulu” trus gue udah kesel banget padahal pengen ngebalikin ‘ya emang bapa ngga suka nonton pilm barat? Emang pilm barat bukan bikinan yahudi?’ tapi gue cuman bales “iya tau, ya biarin aja pak yang penting akunya ngga ikutan jadi yahudi” terus aku ngeloyor pergi saking keselnya.

Hi kpopers seantero Indonesia yang kebetulan baca blog gue ini, bersabarlah kalian dengan segala caci maki yang kalian peroleh dari orang sekitar kalian, karena sesungguhnya orang yang penyabar itu disayang Tuhan.

And remember! Beberapa dari yang suka ngatain gue anak kpop-er alay itu belakangan pada hobi nontonin drama korea, juga jadi pada ngefollow oppa-oppa di instagram, and im just laughing here, karma is exist everyone hahaha. So don’t dare to judged me, or judged us as kpop-ers.


Sunday, 4 March 2018

Review K-Drama ‘Radio Romance’ We Lose Our Petekilan Mas-Mas Asuransi

           Hi guys! Annyeooooong! Well.. ini adalah postingan pertama setelah blog ini ganti nama domain, dan udah bukan blogspot.com lagi, ciyeeee. Curhat dikit ah, sebenernya udah lama banget pengen punya domain sendiri, cuman karena katro dan males ngulik yawda deh setia aja sama blogspot.com wkwk, sampe akhirnya pertengahan bulan Januari kemaren ngutak atik eh taunya berhasil beli domain (sebenernya agak nyesel juga XD). Dan udah ngga pake erohgayoo lagi, karena gue bosen ditanya 'kamu orang Aceh Roh?' yang sesungguhnya 'gayoo' itu gue ambil dari acara-acara korea kaya sbs gayo daejun, kbs gayo daejun, trus aku cobain gabungin sama nama eroh jadi erohgayo, eh lucu juga yang sampe sekarang gue pake sebagai uname uname sosial media gue, tapi gue dobelin tuh o belakangnya biar alaynya afdol HAHAHA. Jadilah gue pake fangirlerror.com sebagai nama domain baru gue, karena gue kadang banyak error nya kalo lagi ngefangirl. Sekian.

           Drama yang tayang tiap Senin dan Selama di channel kbs2 ini berjudul ‘Radio Ramance’. Dibintangi oleh Kim Sohyun sebagai Song Geu Rim dan Leader Highlight Yoon Doojun sebagai Ji Soo Ho. Well, awalnya gue agak kaget sih, kok sekarang-sekarang Sohyun jadi sering banget main sama actor yang usianya terpaut lumayan jauh sama doi, tapi I trust her lah, acting doi kan bagus, adu lawan sama Taecyeon aja pantes kok, jadi kayanya sama Doojun pun ngga masalah.

            Berlatar belakang dunia eintertainment drama ini menyuguhkan bagaimana si Ji Sooho ini sebagai actor yang tidak punya sama sekali kebebasan, dan si Song Geurim yang sangat terobsesi menjadi penulis naskah radio.

            Anyway! tau ngga sih kenapa gue dari dulu demen banget nontonin drama korea? Karena di setiap drama korea pasti mengajarkan bagaimana caranya berjuang, berjuang mencapai cita-cita, berjuang meraih cinta (ciyee), dan berjuang untuk hidup bahagia. Berjuang dan berjuang meski sering banget gagal, pasti mereka akan bangkit lagi dengan semangat yang lebih menggebu-gebu dibandingkan sebelumnya.

            Seperti yang dialami oleh Song Geurim, sebagai penulis naskah baru dia sering diremehkan oleh senior-seniornya, bahkan adapula yang cuman butuh tenaga dia hanya untuk membelikan makanan dan minuman doang, bisa bayangin ngga sih kalian gimana sakitnya? Kaya punya bakat yang cling banget tapi diintip sama orang-orang sekitar aja ngga. Hiks. Sad. Kalo gue yang jadi Song Geurim gue bakal mewek terus tiap pulang gawe. *lu sih lebay aja emang anaknya Roh!*. Tapi yang seperti gue bilang tadi, bahwa orang korea di drama korea itu pantang menyerah, jadi walaupun doi diremehkan oleh senior-seniornya doi tetep belajar, tetep berusaha supaya karya doi memang bagus, supaya kalo bahasa kekiniannya mah dinotice senpai wkwkwk.


            Beda profesi tentunya beda pula penderitaaanya bukan? Kaya Ji Sooho, sebagai artis yang udah terkenal dari kecil, hidupnya ngga lagi bisa dibilang hidup, karena semua sudah diatur oleh manager bahkan ibu tirinya yang tak lain adalah CEO agensi tempatnya bernaung. Nah sebenernya sih gue gemes juga sama Ji Sooho, well, Doojun disini emang aktingnya oke, apalagi tatapan mata sendunya eughh!! Bikin leleh sih kalo menurut gue. Nah kenapa gue gemes banget liat Doojun disini? Karena Doojun di drama yang dulu gue tonton (lets eat 1&2) itu sebagai mas-mas asuransi dan image tengil petekilannya tuh udah nempel banget di otak gue, jadinya gue susah banget nerima karakter Doojun yang tetiba super kalem dan buset dah labilnya minta ampun yalord!



Oh wait! Tentunya drama korea tidak akan semenarik itu tanpa adanya second male lead yang selalu patah hati. Second leadnya calon-calon patah hati ini cukup menarik hati yaitu Yoon Park. Si Yoon park, disini dia berperan sebagai Lee Kang PD-nim, orangnya nyentrik abis, dan indiahe banget trus bilang Namaste-namaste muluk lucuk deh, tiap hari pakenya baju India terus yang menurut gue lebih terlihat seperti baju koko wkwk, tapi dengan adanya si Lee Kang PD ini, agak terhiburlah gue. Kenapa gue bilang agak terhibur? Karena sebenernya sih, kisah cinta si Ji SooHo dan Song Geurim ini B aja dan a bit garing sih, ya kalo pun artisnya bukan mereka juga keknya gue nga akan bela-belain tiap minggu donlot hehehe.


Yang bikin gue halu nonton ini drama adalah, bukan Doojun bukan, bukan juga si Yoon Park, tapi si dedek-dedek yang hampir ada di semua drama-drama masa kini dan masa lampau dan selalu berperan sebagai lead male di masa remaja yang membuat nuna-nuna menolak tua. Guys! Look at him!



Gimana nuna-nuna k-drama-ers ngga menolak tua cobaaaaaa, his smile just as sweet as aspartam satu sendok makan, he is only turn 16 this year anyway :/.

    Well, di dalam lingkungan pekerjaan tentunya ngga semua orang menyenangkan bukan? Pasti ada 1 diantara sebanyak teman-teman kantor yang sifat nya ngga sefrekuensi dengan kita, yang bersifat senioritas, yang merasa selalu benar dan ngga terima kalo ada bawahan atau junior yang ternyata bisa lebih pintar darinya, seperti Ra cakanim (Writer Ra) dio tuh berasa penulis paling oke sejagat raya banget, dan ngga mau mengakui bahwa si Song Geurim juga memiliki bakat menulis, karena ya ya ya, dunia kerja itu keras men wkwk.


         Jadi jangan lah menyerah atau putus asa kalo kalian nemu temen kerja yang seperti Ra cakanim ini, tetap bersemangatlah, karena dunia kerja memang begitu, dan kemampuan adaptasi kitalah yang membuat kita bisa survive dari keadaan sekitar seperti Song Geurim.

           Sekarang mari kita bahas tentang jalan cerita drama ini, sepulangnya Lee Kang dari India, doi diberi kesempatan entah tantangan oleh manager radia KBC untuk buka program baru, karena sepeninggalan dia ke India ngga ada lagi acara radio yang menarik hati para pendengar. Lee kang PD ini PD yang sangat handal dalam membawakan semuab acara radio, yang kemudian doi ngerekrut si Song Geurim sebagai main writer acara radionya dan Ji Sooho sang artis yang lagi naik daun sebagai DJ nya.

             Ji Sooho awalnya nolak mentah-mentah tawaran sebagai DJ Radio, he was like, hellooow bayaran gue maen drama lebih gede dibandingin gue cuap-cuap di radio doang, tapi karena kegigihan Song Geurim memperkenalkan betapa menyenangkannya radio itu kepada Ji Sooho, dan Ji Sooho juga sebenernya punya maksud tersembunyi kepada Song Geurim, diapun menerima tawaran DJ tersebut. Lalu kemudian, muncullah masalah-masalah yang membuat Ji Sooho dihadapkan dengan pilihan, tetep main drama dengan bayaran yang lebih besar? ataukah bercuap-cuap didepan microfon radio dan bisa dekat terus dengan Song Geurim? 

           Minggu ini masuk ke episode 11&12 berati tinggal 4 episode lagi, kegalauan Ji Sooho ini akan kejawab. So, yang belum nonton mari ditonton, lumayan mengobati rindu kepada mas dujun dujun hatiku (naun sih Roh!).

Sekian review nya, semoga bermanfaat walopun ngga banyak XD.

Saturday, 13 January 2018

Review K-Drama 'Wise Prison Life' Tetep Jadi Orang Baik Kaya Kim Je Hyeok

            Kalian pernah ngga sih ngebayangin hidup di penjara itu seperti apa? Di penjara itu ngapain aja? Setelah gue nonton drama ‘Wise Prison Life’ ini gue jadi penasaran, apakah penjara di Indonesia juga seperti itu? Atau apakah kehidupan penjara yang di ‘Wise Prison Life’ ini hanyalah drama belaka wkwkwk.

            Drama dengan latar kehidupan dibalik jeruji ini mengangkat sebuah ceerita tentang atlet baseball bernama Kim Jehyeok, yang sangat sukses dan diagung-agungkan oleh seluruh rakyat Korea Selatan yang kemudian dipenjara karena memukuli pelaku yang sudah melakukan pelecehan seksual terhadap adik perempuannya. Berjudul ‘Wise Person Life’.

            Episode 1 emang krik-krik banget, udah mah durasinya 1,5 jam mana pula ngga jelas arahnya kemana, makanya gue pun awalnya males banget nonton drama ini. Lagi-lagi karena geng baltos, eonni-eonni pemilik toko @fanstuffstore yang selalu bisa bikin gue nonton drama yang mereka bilang rame, padahal gue jelas-jelas males nontonnya.
            


           
            Menjadi pemain baseball yang begitu dieluelukan oleh netizen sejagat Korea tidak semerta-merta bahwa dia sempurna, Karena doi sesungguhnya ngga tau apa-apa selain jago baseball, sangatlah clueless, ngga banyak omong, percaya aja sama orang, nurut aja sama orang, dan kaya ngga bisa ngebedain mana orang baik dan mana orang jahat, karena saking cluelessnya. Sad. Wkwk.

            Well guys, kalo kalian nonton episode 1 dan keburu males, langsung aja nontonnya ke ep 2, nanti juga kalian menemukan alasan kenapa kalian harus nonton drama ini. Nanti kalo udah nemu alasannya baru deh nonton episode 1, karena akupun begitu HAHA.

            Gue ngga ngerti gimana system perpenjaraan di Korea sana, jangankan di Korea, di negara sendiripun gue kaga ngerti haha, jadi awal di penjara si Kim Jehyeok ini ditempatin di penjara namanya Seobu detention center gitu, yang kemudian setelah  doi kalah dalam persidangan, doi dipindahkan ke  Seobu Penitentiary, disinilah baru gue sakit perut kalo nonton ini drama.

            Roommate Kim Jehyeok di sini itu ibaratnya orang-orang baik yang emang lagi kena sial aja jadinya mereka masuk buih (eh tapi mungkin ngga sih? Wkwk). Roommate nya ada Minchul, Kaist, Jangpaljang, Go paksa. Di episode 3 nih ya spoiler dikit, ada scene dimana mereka dikasih air buat bikin ramyeon tapi airnya panasnya udah kaya air hujan, alias hangat-hangat kukupun nggak. Haha. Jadi saking keselnya minchul cs, malemya mereka operasi, dengan background music yang begitu mendebarkan dengan kata-kata mereka yang seolah mereka siap membunuh orang, yang ternyata mereka hanyalah mengeksekusi sebuah dispenser ><. Like seriously gue yang nontonnya aja udah degdegan bangeeett, kaya masaiya ini di dalem penjara mau ngebunuh oraaang wkwkw. Terus begitu air panas nya jadi dan ramyeonnya mateng, Kim Jehyeok yang nga ikut-ikutan pun tertidur atau entah pura-pura tertidur, yang kemudian Minchul bilang “Kim Sonsu (seonsu tuh atlet) kamu mau nyoba ramyeon ngga?” trus Kim Jehyeok tanpa basi-basi langsung bangun dan ngeluarin sumpit dari balik selimut lalu makan ramyeon itu tanpa ngomong apa-apa dulu wkwk. Di setiap episode pasti ada plot twist yang bikin ngakak kek gini.

            Ngga berapa lama Kim Jehyuk masuk ke Seobu Penitentiary, Yoo Hanyang yang ketemu Kim Jehyuk di Seobu detention juga jadi penghuni kamar tersebut. Well, hanyang adalah seorang pecandu yang sumpah yah kalo kalian denger dia ngomong tuh pengen ngegaplok mukanya, dah gitu bawaannya nempel terus di selimut dan nemplok muluk di paha Kim Jehyuk. Kan kzl wkwkwk.




            Setelah ada Hanyang a.k.a Haerongi di room nya Kim Jehyuk, makin rame lah room tersebut, karena si Haerong ini emang rese banget anaknya XD. Kaya selalu ngeledekin Kaist yang ngomongnya cadel (ahjussi yang ini ngga bisa ngomong S, kek anak kecil gitu ngomong S jadi T. Shin ramyeon jadi Thin Ramyeon wkwkkw) trus emang suka nyari gara-gara deh di anak emang.


              Oiya, gue kan mau bahas juga kegiatan yang ada di penjara itu apa aja? Jadi di penjara itu ternyata ada kegiatan, kaya bikin-bikin kursi trus dijual, nah dari hasil penjualannya itu akan masuk ke rekening masing-masing napi yang ikutan bikin kursi itu, trus ada juga kegiatan ibadah, yang Kristen ke Gereja, yang Budha ke Kuil. Dan setiap tahun di Gereja dan Kuil ngadain kaya event semacam pekan olahraga gitu. Makanya gue penasaran apakah di penjara negara kita juga kek gitu? Hehe.


            Lanjut ke roommate nya Kim Jehyuk nih yah, jangpaljang ini termasuk napi kelas ringan keknya, doi nyolong roti semobil-mobilnya ><, jadinya ngga berapa lama setelah Jehyeok pindah ke room itu, dia keluar penjara. Lalu diganti sama Yoo Jongwoo. Doi adalah Tentara yang difitnah ngebunuh juniornya gitu, yang lalu berubah jadi musuh bebuyutannya si Haerongi. Musuh Haerong udah nambah lagi aja wkwkw.

            OH MY GOD! Udah ngebacot sepanjang ini gue lupa nyeritain Lee Jun Ho. Pacar mbak sooyoung ini, memerankan Lee Junho dengan sangat epic. Seorang polisi yang sangat peduli terhadap sahabatnya, Kim Jehyuk. Doi sampe rela minta dipindah tempatkan di penjara barunya Kim Jehyuk, pokoknya bener-bener peduli lah. Sampe demi ngga ketauan kalo sesungguhnya  mereka sahabatan, Lee junho ngaku bahwa dia stalkernya Kim Jehyeok dan Presiden fan club nya Kim Jehyuk.




        Ada beberapa kalimat yang diucapkan oleh Kim Jehyeok dan Haerongi untuk si Jongwoo ini, yang selalu gue inget. Kim Jehyeok kala itu disindir sama jongwoo, katanya gini “kayanya lu menikmati yah idup di penjara gini, lu terlihat begitu hidup disini” lalu Kim Jehyeok pun menjawab, “gue juga sama kaya elu bro, sedih dan marah, tapi ya gue ngga bisa marah-marah terus, sedih-sedih terus, kalo gue begitu muluk, gue ngga akan bisa bertahan, gue bukannya hepi ada disini, tapi gue mencoba untuk survive dari situasi ini” 
Kalo si Haerongi bilang gini, ngga tau deh dia lagi sadar apa lagi sakau pas ngomong itu wkwk "bukan lu doang yang idup menderita disini, semua yang disini juga menderita, tapi ya kita semua nyoba buat survive, bukan kaya elu yang terus2an nyalahin keadaan" gue was like, gileeee haerongi bisa kek gini jugak xD.

           Segini aja deh review dari gue, dah banyak bacot banget sebenernya, kalo lebih panjang lagi malah jadi bosen kek episode awal Wise Prison Life hahaha. Eh btw aku ngga bahas masalah percintaannya yah, soalnya ya emang ngga banyak juga porsinya, drama ini kaya lebih membahas tentang kehidupan dan pertemanan. Dan agar tetap jadi orang baik dalam kondisi apapun, kaya Kim Jehyuk J.


Friday, 8 December 2017

Review K-Drama 'Because This Is My First Life'

Sudah berapa drama Korea tentang kawin kontrak yang kalian tonton btw? Full House, Princess Hours, trus apalagi yah? Rasanya banyak deh yah kalo diinget-inget mah, tapi sekarang aku cuman inget nya itu doang, mon maap yah L.

            Anyway, aku sebenernya pengen ngasih review K-Drama ‘Because This Is My First Life’yang lagi tayang di TvN tiap hari Senin dan Selasa. Seperti biasa pula aku ngereview setelah drama udah selesai tayang wkwkwk, udah beneran macam polisi di pilm India deh pokoknya.

            As u guys know kan yah, kalo drama akhir-akhir ini tuh masalahnya berat-berat, akika yang idup nya udah berat jadi pusing pala barbie nontonnya wkwkwk, kayak dramanya Suzy dan Jongsuk itu aku ndak nonton karena ngga tau kenapa aku sakit kepala nontonnya kwkwk. Aku butuh drama yang temanya cuman cicintaan aja gitu, kaya jamannya ‘BBF’ atau ‘He is Beautiful’, receh tapi menggelitik *eaaaaa.

            Di grup, yorobun baltos pada rame ngebahas drama ‘Because This is My First Time’ trus karena aku kudet, aku tanya kan rame apa ngga, mereka bilang rame banget, lucuk katanya. Yawda aku pun download deh tuh drama nya si Lee Minki dan Jung Sumin, yang udah jalan 10 episode kala itu. Karena kejar setoran ngerjain tugas yang deadline nya seminggu lagi dan aku ngga mau tambah ketinggalan itu drama akhirnya aku pun ngerjain tugas sambil nonton drama, yah se-multitasking itu aku kalo udah ngebet pengen nonton drama wkwkwk.

            Jalan 1 episode dramanya masih ngga tau nih arahnya mau kemana kan, kalo ngga gara-gara ada Dujun kayakya aku ngga akan lanjut, hahaha ngga deng. Setelah jalan beberapa episode barulah aku sadar kalo ini drama emang rame. Receh tapi ngga receh-receh banget. Dan menggelitik wkwkwk.

            Drama ini menceritakan tentang kawin kontrak antara cowok yang kaku banget, lempeng banget, yang kata temen aku lempengnya penggaris aja kalah. Karena memang selempeng itu. Sedangkan si ceweknya ini baperan. Jadi lucuk aja liatnya, kaya si ceweknya ngasih kode, tapi si cowoknya ngga tau kalo itu kode. Udah gitu saking lempengnya si cowok, jadi kadang ngga tau malu gitu zzzz.

            Selain suami istri kontrak, ada juga second lead, Boknam namanya yang dududuuuuuhhh bisa diabetes deh kalo dilihat terlalu lama, mana bolong gitu pipinya, matanya pun segaris, aku yang lemah ini bisa apa kan ><. Trus ada juga temen-temennya si cewek yang kehidupannya manusiawi banget.

            Dibanding percintaan first lead, aku lebih tertarik dengan percintaan temen-temennya si cewek, yaitu Yang Horang-Wonseok dan Suji-Ma depyeo, well… Suji dan Ma Depyeo ini kayanya gaya pacarannya Korea banget gitu, liberal tanpa ikatan (??) ehehe, dan aku mau cerita tentang percintaan Yang Horang dan Wonseok aja, yang menurutku ini masih manusiawi.

            Pacaran 7 tahun dan memilih untuk tinggal bersama, meanwhile cewenya udah ngebet kawin tapi cowonya kerjaannya masih ngga jelas, terus karena saking cintanya si cowok sama si cewek, sampe si cowok nya ini rela ngelepas si cewek, karena si cowok nyadar kalo dia ngga bisa memenuhi keinginan si cewek yang ingin menikah dalam waktu dekat.  Dan menurutku itu so sweet, meski sisi lainku juga mengatakan, kok dia ngga mau berusaha sih, dia kan cinta sama si cewe? Masa malah diputusin? Dan ternyata si cowo itu mikir ke depan, nanti gimana kalo mereka udah nikah sementara mereka masih tinggal di rooftop yang kamarnya sempit banget, belum lagi gimana kalo nanti mereka punya anak, kan manusiawi yah? Bukan CEO-CEO yang jatuh cinta sama gadis miskin yang terdengar begitu dramawi hehehe.


Sekian, aku tau ini telat, tapi semoga masih bisa membangkitkan minat yang belum sempet nonton ini drama. Muuaaachhh :*

Tuesday, 3 October 2017

Review K-Drama "Temperature of Love"

      Did i ever tell you guys about how charming the guy without eyelids is? Geez! The guy without eyelids is really attractive wkwkw. Pokoknya gue udah paling lemah kalo liat oppa-oppa di drama Korea yang ngga punya lipatan mata trus kalo senyum matanya ilang. Uwuwuwuuu. Padahal cuman di drama ckck

       Anyway, udah tau Yang Sejong? Chefeunim yang so unyel-unyelable, yang kalo doi senyum bikin gue yang nonton ini gigit guling (ok. Ini lebay). Judul dramanya "Temperature of Love" tayang di SBS tiap Senin dan Selasa malam, yang berarti baru bisa didownload hari Selasa dan Rabu subuh. Lead actornya ada Yang Sejong a.k.a Ohn Jungsun, Seo Hyunjin a.k.a Lee Hyunsoo, second lead male nya ada Kim Jaewook a.k.a Park Jungwoo dan Jo Boah a.k.a Ji Hongah sebagai lead actrees nya yang juga pemain antagonisnya di drama ini.

       Menceritakan tentang chef dan penulis yang idupnya agak-agak miserable kemudian dipertemukan disatu acara yang kemudian si Jungsun jatuh cinta pada pandangan pertama ke si Hyunsoo. Perbedaan usia diantara mereka yang lumayan jauh, menjadi bumbu-bumbu unik tersendiri di drama ini, sebenernya lagi musim Nuna-Dongsaeng reletionship juga sih di Korea sana, jadi lucu aja liatnya. Cowoknya yang lebih muda, tapi ngga mau dianggap dede-dede, cewenya lebih tua pengen dihormati tapi ngga mau dipaggil nuna (mun ceuk urang sunda mah nuna teh "teteh").

    Tapi kemudian bukan drama Korea namanya kalo kisah percintaan mereka berjalan mulus, iya ngga? Masih ada Park depyeonim yang mau melakukan apa saja demi Hyunsoo karena doi naksir berat dan ada juga Hongah yang mau bertingkah selicik apapun demi cinta doi dibales Jungsun.

          Dan bukan cuman karena ada pihak ke-3 dan ke-4 saja kisah percintaan mereka tidak berjalan mulus, tapi juga karena jalan hidup yang mereka pilih, keputusan yang mereka ambil ketika mereka dihadapkan untuk memilih cinta atau masa depan? Aww aww awwwwwww

      Pokoknya gemes banget deh Yang Sejongnya, eh bukan maksud gue dramanya, gue tuh kaya setelah sekian lama ngga dibikin baper sama drama Korea, trus pas nonton drama ini tuh be lyke "omg! Gue dah lama banget nga seheboh ini kalo nonton drama, ADUUUH YANG SEJOOONGGGGG"

             Yang belum nonton, mending cepetan maraton deh, daripada nanti nontonnya pas udah kelar malah ngga dapet feelnya karena udah dapet spoiler dari mana-mana. Ngga akan nyesel deh.

            Oiya satu lagi yang bikin gemes, Kim Jaewook a.k.a Park Jungwoo yang pas di drama "Voice" jadi psychopath yang sangat keji dan menyeramkan, disini doi lucuk bangeeet, so sweet like sugar, eh ngga deng sugar mah manisnya ngga bikin deg-degan. Berati so sweet like Torabika coffee creamy, manis dan bikin deg-degan :).

Sekian review dari gue, happy watching! 😊😊

Thursday, 29 December 2016

Review Singkat K-Drama "Goblin"

           Akhir tahun ini emang semacam tahunnya para ahjussi yah, ahjussi rasa oppa gitu. wkwkwk
Anyway, K-drama-ers mana sih yang ga lagi mabok om goblin? Nah gue udah layaknya polisi di pelm-pelm India nih yang datangnya telat muluk. Drama udah jalan 8 episode gue baru nongol ngeriview. Bhay aja lah Roh 😢.

          Mulai tayang di TVN tanggal 2 Desember 2016, Goblin ini bisa dijadiin drama penutup akhir tahun terbaik yah kalo menurut gue pribadi. dan ngomong-ngomong soal TVN nih, kayanya sepanjang tahun 2016, kita dimanjain banget sama TVN, dimulai dari Replay 1988 sebagai pembuka awal tahun 2016, Signal, Another Oh Hae Young, Lets Fight Ghost, Cinderella & 4 knight, Drinking Solo, dan banyak lagi dan ditutup oleh Goblin yang tayang tiap weekend.

         Balik lagi ke Goblin, mari kita bahas dulu para pemainnya. Ada Gong Yoo sebagai Kim Shin (Goblin a.k.a dokaebi ahjussi), Kim Go Eun sebagai Ji Eun Tak (Dokaebi shinbu), Lee Dong Wook sebagai grim reaper (joseng saja ahjussi), Yoo In Na sebagai Sunny atau Kim Sun (Reinkarnasi adeknya si goblin) dan Yook Sung Jae sebagai Yoo Dok Hwa (keponakan jadi-jadiannya goblin samchun).

        Sejak awal drama goblin ini dibicarakan, gue pribadi sih udah tertarik. Secara gue ini lagi mabok-mabok nya sama Gong Yoo gegara Train To Busan, Lee Dong Wook yang ugghh he is so charm even when lagi cengo bloon.  Ada Kim Go Eun juga, gue suka aja sih sama dia gegara dia ga punya lipetan mata wkwkwk (sesimpel itu). Nah alasan terakhir gue nunggu-nunggu ini drama karena ada Yook Sungjae.
 
         Kalo dari alur cerita sih lebih ke fantasi drama gitu, yang kaya itu tuh ga mungkin ada di kejadian nyata, meskipun drama-drama lain pun begitu zzz. Jadi si goblin ini kena kutukan, yaitu ga bisa mati, dia udah idup de berbagai era (yaiyalah wong udah idup selama hampir 1000 taun), dan dia bisa mati kalo udah ketemu sama shinbu (istri) nya itu untuk nyabut pedang yang nancep(???) di dadanya. Oiya FYI guys, Dokaebi ahjussi ini kaya raya banget 😂 .

           Dari episode awal sampe sekarang udah masuk ke episode 8, drama ini bagus banget. Maksud gue yang selera dramanya receh sih drama ini sangan recomended buat ditonton, apalagi buat yang jomblo, dari pada weekend nganggur di rumah ga ada gawe, mending nonton goblin deh HAHAHAHA.

           Yang bikin drama ini ga ngebosenin itu adalah, ke-bromace-an si dokaebi sama joseng saja yang tiap minggu ke-oon-an nya ada-ada saja, dimulai dari tinggal serumah, makan 1 meja tapi jauh-jauhan, yang satu makannya steak terus, yang satu lagi vegetarian, yang satu bisa ngedinginin, yang satu bisa ngangetin. Nah, paling lucu lagi kalo udah paket lengkap. Dokaebi, Joseng Saja dan Yoo Dok hwa. Udah deh itu mah, harga mati. I mean, man! their scene always be hilarious. Dan scene mereka lah yang selalu gue tunggu-tunggu.

             Jujur sih, gue dari pas episode 5 atau 6 gitu, gue bosen liat si Eun Tak, ngomong muluk, udah gitu anak nya banyakan kode, kan gue jadi kesel (apa hubungannyaaaa?? wkwkwkw), tapi sih over all drama ini sangat menarik dan menghibur, selain karena genre nya juga karena selalu ada scene yang bikin kita ngakak-ngakak dan berpikir 'ini orang udah idup ampir 1000 taun, tapi ko begini doang kaga bisa ckckck'

            Spoiler dikit yah, jadi ada scene dimana si dokaebi sama joseng saja ini sama-sama lagi patah hati, yang 1 patah hati karena gengsi nyatain cinta, yang 1 patah hati karena ditanya nama sama cewe yang ditaksir tapi dia kaga punya hahaha, si adegannya tuh di meja makan yang biasanya kalo makan jauh-jauh an, disitu mereka duduk sebelahan si dokaebi megang telor, si joseng saja megang kaleng beer. Awalnya gue kira mereka lagi berantem kaya biasanya yang saling lempar piso sendok dan kerabatnya, tapi pas mereka saling tuker, ternyata mereka lagi saling membantu wakakakakak. Jadi si dokaebi masak telor buat si joseng saja, si joseng saja ngedinginin beer buat si dokaebi. Dan ekspresi mereka tuh flat banget.

              Pokonya kalian K-drama-ers yang belom sempet nonton drama Goblin, gue saranin banget cepetan nonton sebelum nanti ketinggalan masanya.
Sekian Review singkat ala-ala polisi pelm India dari gue, moga-moga bikin kalian jadi minat nonton drama nya ahjussi-ahjussi rasa Oppa. Salam Sewaaaeeegg  ðŸ˜ŽðŸ˜Ž