Showing posts with label Kdrama. Show all posts
Showing posts with label Kdrama. Show all posts

Friday, 8 November 2019

Review K-drama “Extraordinary You” Paguyuban Sobat Ambyar


Kayanya drama sekolah emang lagi ngetrend lagi ya sekarang? Mungkin karena sudah terlalu banyak juga drama berat yang beratnya melebihi berat badan.

Anyway, Salah satu di antaranya adalah Extraordinary You. Tayang di MBC setiap malam Rabu dan Kamis, yang baru bisa kita nikmati di setiap Kamis dan Jumat.

cr: http://hiburan.dreamers.id/article/83685/plot-twist-episode-terbaru-drama-extraordinary-you-berubah-jadi-era-kolosal
Diperankan oleh Rowoon, Kim Hye Yoon, dan Lee Jae Wook. 1 pemeran utama cewek dan 2 pemeran utama cowok, sudah tau lah yah artinya apa? Hehe. Bergenre rom-com, drama ini sukses membuat gue menebak-nebak bagaimana kelanjutan di setiap episodenya?

Dari segi cerita, gue suka banget, karena drama cinta segitiga dengan genre rom-com adalah favorite gue, namun yang gue sayangkan, kenapa drama dengan tema seperti ini terjadi pada anak SMA. Menurut gue dialog yang dipakai pada drama ini adalah dialog untuk orang dewasa. Atau mungkin anak SMA di sana sudah berdialog seperti itu di kehidupan sehari-harinya? Who knows? Karena gue liat, emang drama Korea these day tuh udah mirip-mirip ke serial barat gitu, kaya udah mulai menerima LGBT gitu, trus udah sering kissing scene juga, jamannya school 2013 tuh ngga ada banget kissing scene. Padahal gue nunggu-nunggu HAHA.

Extraordinary You ini menceritakan tentang seorang anak perempuan bernama Eun Dan Oh (Kim Hye Yoon) yang menderita penyakit jantung, kemudian dia menyadari ada yang aneh pada dirinya, yang ternyata dia hidup di dalam Manhwa (manga, bahasa Indonesianya apa yah? Kartun? Bukan ya? Pokoknya Manga) sehingga hidup dia dikendalikan oleh sang penulis. Jangan dibayangkan, karena memang drama ini sungguh tidak masuk akal. Ya gimana mau masuk akal, lu idup tapi dikontrol orang. Jadi ngga usah dibayangin, okey? Bayangin aja gimana rasanya bisa jadi Eun Dan Oh wkwkwk.

cr: https://www.petelagi.com/profil-dan-foto-pemain-drama-korea-extraordinary-you-2019/
Namun sayangnya, yang dituliskan oleh penulis dan yang diinginkan oleh  Eun Dan Oh ini tidak sesuai dengan yang ia harapkan, sehingga ia ingin mengubah nasibnya (nah, tambah aneh kan? Nggapapa. Tonton aja selama scene Harunya banyak). Di sini lah kisah cinta remaja SMA yang menggemaskan ini dimulai.

Haru (Rowoon), sang pemeran utama pria di drama ini namun hanyalah figuran yang jarang nongol di Manhwa berusaha membantu Eun Dan oh mewujudkan keinginannya untuk mengubah nasib Eun Dan Oh agar lebih baik. Kisah mereka ini yang membuat gue tiap nonton diabetes. Eun Dan Oh yang ditatap intens, gue yang lumer. Eun Dan oh yang diacak-acak rambutnya, hati gue yang berantakan. Haru is too sweet. Too perfect to be real gitu loh. Physically Ganteng, tinggi, gagah, pelukable, nduselable (??) dan personality ngga banyak omong, baik banget sama Eun Dan Oh, pokonya he is very good in every aspect.

cr: https://today.line.me/id/pc/article/Pesona+Rowoon+SF9+Pemeran+Haru+di+Drama+Extraordinary+You-6ev28j
Kemudian ada Baekyung (Lee Jae Wook), tunangan Eun Dan Oh, di drama ini dia diceritakan sebagai pemain antagonis tapi kadang bikin gemes karena ke-bucin-annya dan dia ini second lead male di drama ini. Jadi untuk yang biasanya mengidap second lead male syndrome, bersiap-siaplah patah hati.

Pas pemilihan cast kayanya yang menyeleksi memang punya selera fisik yang tinggi, karena menurut gue yang ada di drama ini semuanya benin-bening sekaliiiii. Gue ampe bingung ini anak-anak SMA apa perkumpulan trainee model. Wkwkk.

cr: https://www.idntimes.com/hype/entertainment/devi-latifah/jadi-anak-sekolahan-10-pesona-lee-jae-wook-di-drama-extraordinary-you-hp-c1c2
Ada Lee Do Hwa, yang ngga tau kenapa seganteng itu disia-siakan begitu saja, doi jarang muncul banget soalnya, tapi sekalinya muncul julit aja kerjaanya wkwkwk, trus ada Oh Nam Ju, yang dijadiin sebagai pemeran utama di manhwa, dan satu lagi yang mencuri perhatian nuna adalah adik Tiri Bae Kyung, gue ngga tau nama di dramanya siapa yak wkwkw, tapi duuuh matanya bagus banget. Tipe nuna banget deh HAHA.




cr: https://today.line.me/id/pc/article/7+Rookie+Aktor+Korea+Ini+Paling+Mencuri+Perhatian+Lewat+Web+Drama-ZyReXj
cr: https://www.kpopmap.com/baek-kyung-younger-brother-acted-by-bae-hyunsung-interests-many-in-extraordinary-you/
Btw sekolahnya fancy banget booook, kalangan elitnya yang elit banget gitu, BBF aja gengnya Goo Jun Pyo ngga gitu-gitu amat perasaan dah, atau emang beda generasi juga kali yak.

Kayaknya kalo ini setting latarnya ada di sebuah perusahaan terus yang anak-anak itu jadinya chaebol-chaebol kayaknya bakal lebih seru deh. Karena dengan setting latar sekolahan aja udah bikin sobat ambyar menggelinjang wkwkwk.

Jalan ceritanya memang agak memusingkan di awal-awal episode, tapi kita mulai bisa mengikuti ketika sudah memasuki episode 5, mulai bisa membedakan mana yang di manhwa mana kehidupan asli mereka, karena di episode awal-awal tuh loncat-loncatnya membingungkan, jadi jangan dulu mundur kalo pas nonton episode awal sakit kepala yah? ehehe

Akting adek-adek kesayangan nuna ini juga bagus – bagus semua, karena emang kalo di Korea kan sebelum memulai debut udah ditrainee dulu, digembleng sana sini, berbulan-bulan adapula yang bertahun-tahun, jadi tidak diragukan lagi deh. Pokoknya drama ini sangat recomended.

Anyway, Jadi kamu team Haru? Atau team Bae Kyung nih yorobun?

Monday, 27 May 2019

Review K-Drama "Beautiful World"



I'm Back!! Nuna Is Back! Setelah berbulan-bulan gue ngeluh karena ngga ada drakor seru yang bisa gue ikutin setiap minggunya, yang bikin idup gue gabut aja kalo di kosan. Finally! JTBC menjawab semua keluhan gue (o.o).

Drama korea ini berjudul "Beautiful World" tayang setiap weekend, berjumlah 16 episode, dan baru saja berakhir minggu 26 Mei kemarin, jadi bagi kalian-kalian yang maunya nonton drakor kalo udah kelar aja, drama ini sudah bisa kalian nikmati.

Menggaet Si tampan manis dedek gemas kesayangan kita semua, Nam Da Reum, drama ini sukses memikat gue dari awal episode (WOW!). Pemain lainnya ada Kim Hwan Hee, Choo Ja Hyun, dan Park Hee Soon yang digaet juga sebagai pemain utama.



Sebenarnya, selain Nam Da Reum gue ngga kenal dengan ketiga pemain utama lainnya wkwkwk, karena setelah gue browsing, Choo Ja Hyun ini aktif di drama sekitar sebelum tahun 2010an, dan baru aktif lagi tahun ini, berati kan dia aktif berlalu lalang di dunia perdrama koreaan pas gue belum kenal Lee Min Ho, jadi wajar kalo gue baru pertama liat dia di drama. Park Hee Soon juga sama, bahkan kebanyakan main film dibanding dengan drama. Sedangkan Kim Hwan Hee ini dulunya aktris cilik, mungkin sebenernya gue udah pernah liat dia di drama, cuman ngga ngeuh aja.





Di drama ini, semua pemain aktingnya ngga ada yang ngga bagus, dari pemain utama sampai ke cameonya, semuanya bagus banget aktingnya. Yang baik bikin lumer karena kebaikan hatinya, yang jahat bikin pengen nonjok mukanya. Karena menurut gue sih emang sebagus itu.

Tema drama ini sendiri ngga begitu mainstream-mainstream amat sih, it's about bullying, yang menurut gue tema ini udah sering banget diangkat untuk dijadikan tema sebuah drama. Jaman dulu ada school 2013 dan school 2015 yang mengangkat tema bullying juga. Tapi ngga tau kenapa di drama ini gue dibikin kayak menunggu-nunggu setiap episodenya gitu. Dan nunggu dari weekend ke weekend itu gilaaaaaak berasa banget lamanya cuuuyyy!

Gue ampe berpikir, apakah bullying di sana sebegitunya? Atau ini cuman drama semata? Well, gue ngga tau sih karena gue selain bukan ke Korea, gue juga belum pernah tinggal di Korea, boro-boro tinggal di sana, ke Koreanya aja gue belum pernah (ciyeee curhaat) HAHAHA.

And again! apa sih yang bisa kalian ambil hikmahnya dari nonton drakor tuh? eh gimana yah bahasanya? maknanya? apasih? Anyway, pokoknya di drama ini gue jadi belajar perjuangan orang tua demi anak dan pendidikan yang orang tua kasih di rumah itu amat sangat penting, tanggung jawab seorang guru, dan banyak lagi. Pokoknya ini drama totally recommended!!

cr: pinterest/Namdareum

Berhubung gue lagi belajar nulis review drama or movie without spoiler, jadi gue cuman bisa nulis segini, mungkin di review-review drama yang lain gue bisa lebih mengeksplor lagi apa aja yang harus gue tulis ketika review drama atau film tanpa harus spoiler. So, I hope you enjoy my review and don't forget to watch the drama. Selamat menunaikan ibadah puasa chingu-chingukuuu.


Monday, 22 April 2019

Minggu Padat Seorang Fangirl

Bulan kemarin aku sering banget ngeluh, kalo drama korea lagi ngga ada banget yang seru. Walau yang lain pada heboh sky castle, tapi aku ngga, gila sih itu drama abusive banget, aku ndak kuat nontonnya, sakit kepala wkwkwk.

Setelah melewati minggu-minggu penuh kegabutan, akhirnya di penghujung Maret kemarin, muncullah drama-drama baru yang seru dan layak banget diikutin sesuai dengan selera hamba yang receh ini.

Semenjak pensiun ngikutin running man, hari Seninku emang gabut sih, belajar kagak, tidur cepet kagak tapi malah nyari pengalihan ke series barat, akhirnya tetep aja kerja kesiangan muluk. zzzz. Dan udah sekitar 1 bulan ke belakang, aku ngikutin Knowing brother, semenjak episode Kwanghee sama Zico trus jadi malah nagih.

Variety shownya Ryu Junyeol dan Lee Jehoon juga seru, judulnya Traveler. Kayanya sih underrated soalnya jarang yang ngomongin variety ini, udah gitu ngga ada di smallencode jadi rada susah downloadnya. Selain karena temanya tentang travel (makanya aku ngikutin), di variety ini Ryu Junyeol dan Lee Jehoon tuh kaya dilepas aja gitu sama tim produksinya, mereka nyari penginapan sendiri, jalan-jalan ke tempat wisatanya juga mereka tentuin sendiri. Jadi asik aja liatnya, belum lagi Ryu Junyeol tuh ya, menurutku gayanya ngga Korean guy banget, pokoknya beda banget deh pembawaannya sama Lee Jehoon. Aku kan jadi naksir wkwkwk. Halu tuk kesekian kali. Nah traveler ini aku jadikan tontonan Sabtu malam, sebelum belajar buat kuliah Minggu pagi (kalo inget), biasanya aku nonton dulu traveler supaya belajarnya tambah fokus eheheh.


Cr: https://www.soompi.com/article/1303456wpp/lee-je-hoon-and-ryu-jun-yeol-experience-the-ups-and-downs-of-backpacking-in-posters-for-new-variety-show

Nah awal April ini ada drama weekend yang menurutku sih ini bagus banget. Judulnya 'Beautiful World' ada Nam Da Reum yang jadi pemain (mungkin) utama di drama ini. Awalnya kukira ini hanyalah drama rom com tentang cinta monyet anak sekolah, ya secara yang main cah ganteng Nam Dareum kan? Ya nuna kira ini dramanya bakal lucu lucu geer gitu, tapi ternyata drama ini tak seindah judulnya. Mengangkat tema bullying, drama ini sungguh menguras air mata. (Oppa pokoknya kalo kita nanti nikah, anak kita sekolahin di Indonesia aja yah, sekolah di Korea berat banget kayanya) halu gue kambuh mon maap. Awalnya aku mau review drama ini tapi nunggu kelar, tapi kan masih lama banget dan aku gatel pengen ngeblog, jadi yawda ku posting di sini aja sekalian yah hehe, kalo udah kelar dramanya aku review. Jadi setelah nonton traveler itu aku sebenernya ngga langsung belajar, lanjut dulu nonton beautiful world ehehehe.

cr: https://en.wikipedia.org/wiki/Beautiful_World_(TV_series)

Memasuki hari senin, 14 April kemarin game of thrones tayang kan, jadi Senin malam ku, ku isi dengan game of thrones. Ngga boleh diganggu gugat, pokoknya Senin malamku adalah milik Jon Snow (wow!).

cr: https://www.mynation.com/hollywood/game-of-thrones-season-8-jon-snow-arya-stark-romancing-shocking-spoiler-by-george-rr-martin-pqc9zw

Hari Selasa dan Rabu itu jatahnya 'Welcome to Waikiki 2' dan 'He Is Psychometric'. He is Psychometric sebenarnya ngga bikin penasaran-penasaran banget sih, cuman karena aku gemes sama kisah cinta tak berbalasnya Dasom dan Kim Kwon aja jadi ngikutin. Kalo yang Welcome to Waikiki mah udah tau kali yah betapa malangnya nasip Lee Junki di season 1? dan nasip malang doi masih berlanjut sampe ke season 2. Receh banget sih drama ini tuh, meskipun pemain lamanya yang bertahan cuman Lee Junki doang, tapi tetep sukaaa, demen aja liat Lee Junki menderita HAHAHA.

cr: http://asianwiki.com/Welcome_to_Waikiki_Season_2

https://en.wikipedia.org/wiki/He_Is_Psychometric
Nah memasuki akhir weekdays, drama 'Her Private Life' yang masuk ke jadwal tontonan hamba. Ini dramanya gemes banget sih, selain karena Kim Jaewook yang biasanya jadi psyco di sini dia jadi bos yang nyebelin tapi lucu menggemaskan bikin naksir, juga drama ini mengangkat tema tentang dunia fangirl. Terus aku teringat ketika betapa dulu aku memuja Lee Donghae, ketika dulu Lee donghae yang dicaci-maki aku yang kesel, dan ketika poster telanjang dada Lee Donghae yang terpajang di depan tempat tidur. GILA WOY GUE SEBEGITUNYA DULU TUH.

cr: https://songminjee22.wordpress.com/2012/07/18/pict-super-junior-6th-album-sexy-free-single-ver-b-part-3/
Poster Lee donghae yang dulu menemaniku menutup dan membuka mata :).

cr: http://asianwiki.com/Her_Private_Life
Begitulah kira-kira jadwal padatku, belum lagi Kamis besok ada Avengers. ENDGAME GUYS? APAKAH KALIAN SUDAH PUNYA TIKETNYA? TIKETKU NIH. SIAP BANGET DEMI YAYANG KAPTEN.



Semoga sedikit banyaknya jadwal minggu padatku ini bisa membantu mewarnai kehidupan kalian semua ya guys. wkwkwk.



Monday, 26 November 2018

3 Series Worth To Watch


Menyadari betapa scrolling instastory ini menyita banyak waktu, gue memutuskan untuk menghindari hal tersebut dengan melakukan hal-hal lain. Seperti membaca kembali novel-novel yang sudah lama kubeli namun belum sempat kubaca, dan karena drama korea jaman now lagi sangat tidak asik, gue beralih ke series barat.

Selasa, 20 November 2018 kemarin ada tanggal merah, memperingati Maulid Nabi. Biasanya kalo ngga ke mana-mana liburan akan gue habiskan dengan scrolling instastory dari ujung kiri ke ujung kanan, dan akan gue refresh sepersepuluh menit, which is itu sungguh tidak produktif sekali. Berbeda dengan hari itu, seharian gue habiskan untuk menonton series barat. Walaupun aku tau itu juga tidak produktif, setidaknya gue mengurangi penggunaan instagram.

Dari beberapa series barat yang gue tonton, gue akan merekomendasikan 3 series barat yang ringan dan bisa membantu senam pipi.

  1.    The Good Doctor season 1

Image result for the good doctor
cr: Google images
Series ini adaptasi dari drama korea tahun 2013 yang di perankan oleh Joo won, menceritakan tentang doctor muda yang memiliki autism. Di remake ke versi barat, Shaun Murphy diperankan oleh Freddie Highmore dengan sangat ciamik, sampe gue pikir itu si Freddie punya autism juga. Karena akting doi sebagus itu. Inti dari series ini kurang lebih sama dengan versi Korea, hanya saja, kisah percintaan doctor Murphy tidak begitu diceritakan mendetail seperti di drama korea, ya gimana kan, drama korea tanpa kisah percintaan itu ibarat jagung pake keju tapi ngga pake susu (pengibaratan yang sedikit memaksa. I know). 


Kalo dibandingin dengan versi korea, gue sih jujur lebih suka yang versi barat, karena oh karena Freddie Highmore is d*mn cute! Haha. Canda ding! Menurut gue sih kepintaran doctor Murphy ini lebih manusiawi dibanding doctor Si on. Dan penyampaian di setiap ceritanya juga  lebih menyentuh hati. Hati gue yah, ngga tau deh menyentuh hati kalian atau ngga. Total nya 18 episode, season 2 nya masih on going, baru jalan 8 episode. Dan gue masih ngikutin.

2.   Kim’s Convenience season 2
Image result for kim's convenience
cr: Google images

Tau series ini dari instagram Koh Lexy (@amrazing) katanya lucuk. Dan karena gue ini korban influencer banget, gue tonton lah series ini tapi yang season 1. Dan agak garing. Gue nonton yang series 1 hanya sampai episode 5 atau 6 saja dan tidak gue lanjutkan. Karena liburan kemarin gue ngga punya stok drama korea, gue pun nyoba langsung nonton yang season 2, dan menurut gue lebih bagus darii yang seri pertamanya. Kekonyolan Umma dan Appa semakin menjadi di sini, scene Janet dan Jung juga lebih banyak.

Ini worth to watch sih, ringan dan kocak. 1 episodenya pun hanya 20-25 menit. jadi ngga ngebosenin.

3. Young Sheldon season 1 dan 2
Related image
cr: Google images

Young Sheldon merupakan pre-series nya The Big Bang Theory. sejujurnya gue belum pernah ngikutin series big bang theory ini, tapi setelah nonton Young Sheldon mungkin gue akan memulai dari season pertama.

Young Sheldon menceritakan masa muda Sheldon yang sangat jenius, yang memulai SMA nya di umur 9 tahun. Elah 9 tahun gue dulu baru bisa apa yak? naik sepeda lepas tangan 1 kali yak wkwk.

Anyway, si Sheldon ini tau dirinya cerdas dan jadinya kadang sotoy dan angkuh banget, belum lagi 1 keluarganya absurd-absurd semua. Ibunya yang gampang panik, Bapaknya yang nurut aja sama ibunya, neneknya yang hobi bowling, kakaknya yang 1 kelas bareng dia tapi bertolak belakang dengan kemampuan otak Sheldon, dan adik kembarnya Missi juga yang kemampuan otaknya sangat berbeda jauh dengan Sheldon.

Mungkin kebanyakan dari orang jenius juga, Sheldon kecil ini ngga punya teman. Tapi karena ibunya sedih dan khawatir doi ngga punya teman, dia pun baca buku tentang bagaimana caranya agar mempunyai teman. Setiap episode pasti adaaaa aja tingkah keluarga ini yang bikin ketawa ampe sakit rahang. lucuk banget sih series ini tuh.

Setiap episode beda-beda judulnya, jadi kalopun ngga ngikutin berurutan masih bisa dinikmatin. Nonton series ini bikin gue lupa waktu dan lupa scrolling instagram sih, jadi memang semenghibur itu kalo menurut gue. 

So, untuk kpopers yang sedang bosan menunggu drama bagus tapi ngga muncul-muncul, mending kalian melebarkan sayap di dunia per-series barat-an wkwk.

Hope you enjoy it :)




Friday, 29 June 2018

Review K-Drama 'A Poem A Day' feel enough to get fluttered

Memasuki tahun ke 8 sebagai kpopers, gue mulai merasa lelah dengan drama-drama yang memiliki konflik-konflik berat. Gue lebih suka nonton drama yang permasalahannya tuh cuman cinta-cintaan kemudian ada saling gengsi tapi akhinya berstu juga wkwkwk.
Ngomongin soal drama Korea nih, genre apa sih yang kalian suka? Trus kalian tuh kalo nonton drama gara-gara apanya? Liat reviewnya dulu baru tertarik? Atau karena pemainnya? Atau karena genrenya sih?

Kalo gue sih jujur liat dulu pemainnya, kalo emang gue suka pemainnya gue pun lanjut kepoin genre nya kalo cocok baru gue akan tonton, kalo ngga yah mon map nih, gue akan cari drama lain yang lebih menggiurkan. Gue akan lebih memilih nonton drama yang genrenya ok, jalan ceritanya yahut dari pada nonton drama yang pemainnya gue suka tapi genre nya gue ngga suka. Eh tapi kadang tergantung mood juga sih, ada drama yang genrenya ok, pemainnya ok, bahkan endingnya ok pun yang ngga gue tonton, karena emang mood gue yang ngga ok HAHAHA.

Nah sekitar 3 atau 4 bulan ke belakang ini memang banyak banget kan drama yang lebih mengangkat konflik-konflik serius dan drama-drama kolosal semacam Live, Good Witch, Grand Prince dan lain-lain, jarang banget yang cuman mengangkat masalah percintaan segitiga semacam Geum Jandi dan Goo Junpyo tuh, atau kasih konflik dikit deh yang seperti Strong Woman Do Bongsun. Sampai akhirnya gue nemu drama barunya Lee Yubi yang A Poem A Day.

                                                                   source pict: mydramalist.com

Gue ngga tau sama sekali teasernya kaya gimana, genre nya apa, dan pemainnya siapa aja? Yang gue tau ada Lee Yubi dan Jang Dongyoon, bahkan ngga tau ini si Jang Dongyoon lead male atau second lead male nya.
Tapi feel gue pas nonton drama ini untuk pertama kalinya tuh kaya mengingatkan feel gue saat nonton drama BBF, akhirnya gue pun memutuskan untuk menontonnya sampai episode akhir.

Drama 16 episode ini bergenre comedy-romantic, mengisahkan cinta segitiga antara Woo Boyoung (Lee Yoobi), Ye Jewook (Lee Joonhyuk) dan Shin Minho (Jang Dongyoon). Mengambil latar rumah sakit, namun mereka bukan lah dokter seperti drama-drama yang lain, mereka ini adalah dokter terapi urat (?), jadi yang takut darah tidak usah khawatir karena di drama ini tidak ada darah-darah bertebaran seperti di drama-drama yang mengambil latar rumah sakit lainnya.

Selain ketiga karakter di atas, ada juga beberapa karakter yang ikut menghidupkan drama ini, seperti si Kim Namwoo (Shin Jaeha), Kim Daebang (Defconn), dan Han Jooyoung (Park Sunho). Juga hamper di setiap episodenya akan menghadikan cameo-cameo, seperti Park Chorong A pink, Ha Soekjin dll.

Woo Boyoung ini seorang pemudi yang bercita-cita untuk menjadi pujangga, tetapi karena ekonomi keluarga yang kurang mendukung dan dia berfikir kalau jadi pujangga itu incomingnya ngga gede, dia pun banting setir menjadi seorang therapist. Dia belajar dan terus berjuang samapi akhirya dia lulus lebih dulu disbanding temn-temennya, Shin Minho dan Kim Namwoo.

Shin Minho adalah cinta pertamanya Woo Boyoung saat kuliah, yang dengan teganya menolak cinta Boyoung. Well, ngga tega-tega banget sih, emang kadang Boyoungnya aja kegeeran wkwkwk. Anyway, Minho ini terlahir dari background keluarga dokter, ibu, bapak dan kakaknya semuanya dokter dan keluarganya pun memiliki sebuah rumah sakit, namun memang dasar dia sudah terlahir kaya jadinya dia besar kepala dan malas-malasan, sehingga otak dia ngga pinter-pinter banget untuk menjadi seorang dokter, dan orang tuanya karena mereka sepertinya ingin agar anak-anaknya bisa meneruskan rumah sakit, jadilah Minho ini disuruh untuk jadi therapist, padahal Minho sih pengennya jadi yang punya café juga udah cukup.

Ye Jewook lain lagi ceritanya dengan Shin Minho, dia ini pas kecil jadi atlet, tapi karena mengalami cidera yang mengharuskan dia berhenti dari dunia per-atlet-an, dan dia juga merasa terbantu dengan tenaga therapist akhirnya dia pun tumbuh besar menjadi therapist hebat yang namanya dipuja-puja oleh direksi rumah sakit. Mengenai latar belakang asmara, Ye Jewook ini agak naas sih, diselingkuhin dan si mantannya itu dulu satu tempat kerja jadi begitu tau mereka putus, tempat kerjanya langsung heboh dan dia jadi bahan gibahan di mana pun dia berada, terus memang dasar dia ngga suka jadi bahan gibahan, dia pun pindah kerja ke rumah sakit di tempat Woo Boypung bekerja. Dan disitulah kisah cinta mereka bertiga dimulai.

Ye Jewook yang belum mau membuka hati karena takut tersakiti, Woo Boyoung yang Geeran setengah mati dan selalu berani mengungkapkan perasaannya kalo suka sama orang, dan Shin Minho si gengsi setinggi langit yang enggan mengakui kalo sesungguhnya dia pun suka sama Woo Boyoung.

Pokoknya hampir di setiap episode, kisah cinta segitiga mereka ini gemes banget, dan gue yang nonton jadi ikut deg-degan sendiri. Kadang ikutan patah hati kadang bisa ikutan blushing kadang ikutan kesel kalo si Ye Jewooknya ini diem aja. Tapi ya nonton drama ini memang cobaannya disitu sih, ketika Ye Jewook itu irit banget ngomongnya dan ketika si Shin Minho ngga mau menurunkan kadar kegengsiannya meanwhile si Woo boyoung hanya bersikap apa adanya layaknya manusia wkwkwk.

Anyway, drama ini sangat cocok untuk ditonton ketika kalian lagi merasa penat sama masalah di kantor, atau yang masih kuliah penat dengan skripsi yang revisi muluk, itung-itung mengistirahatkan otak sambil mencari inspirasi aja. Jangan lupa untuk sedia cemil-cemilannya, karena kalo nontonnya marathon kan perut kalian pasti lapar. Dan kalo bisa sih di atas Kasur aja nontonnya tuh, supaya ngga kalo cape ya udah tinggal merem (duh ini sih gue banget kalo nonton drama. Pemalasan) HAHAHA.


Hope you guys will enjoying this drama as much as I do, karena kapan lagi ada drama yang seringan ini di jalam millennia begini yorobuun wkwkwk. Well, happy watching! J

Wednesday, 14 March 2018

Why being kpop fan is that hard?

Percayalah padaku, 8 tahun yang lalu aku juga termasuk orang-orang yang underestimate sama kpop, mulut lancang ini pernah bilang “apaan sih suka drama korea? Cowonya kan kaya cewek-cewek gitu, mana mukanya sama semua” dan akhirnya akupun kena karma sampe akhirnya mabok kpop sampe sebegininya wkwkwk.

Awal-awal tahun suka kpop gue habiskan dengan begadang menonton drama korea. Yang file nya pun bukan dari download kaya sekarang, tapi beli kaset dvd bajakan yang gambarnya kalo digedein kadang pecah-pecah, karena yang gue beli itu 1 dvd isi 16 episode XD. Saking seringnya bolak-balik kota kembang beliin dvd gue sampe akrab ama yang jualannya, tukeran nomor henpon dan tiap ada drama baru disms wkwkwk. Trus tiap pulang sekolah ke warnet ngedownloadin mv-mv Super Junior. Kenangan banget sih itu XD.

Sempet jualan aksesoris berbau korea juga pas kelas 3 SMK sama temen, pangsanya ya adek-adek kelas yang sangat loyal terhadap oppa-oppa wkwkwk. Belum lagi rajin banget dateng ke gathering fanbase, apalagi kalo gratis (muka gratisan banget), lumayan nambah kenalan juga. Sampe sekarang gue akrab sama eonni Deti itu ya awalnya gara-gara sering ketemu di gathering Suju.

Tahun ke 3 ke 4 jadi Kpop gue udah mulai multi fandom, gara-garanya gue nonton mubank yang ada Suju, Infinite, Beast, Teentop, Sistar, SHinee dan Eru. Jadi multi fandom adalah cobaan hidup yang berat yorobun, kalo Dilan bilang rindu itu berat, bilangin belum ada apa-apanya, punya banyak bias itulah yang berat hahaha.

8 tahun menjadi seorang kpop-er gue pun mendapat banyak keuntungan (??). wait! Bukan keuntungan deh, apa yah, pokonya gara-gara gue suka kpop, dan suka nontonin drama korea pake sub bahasa inggris, jadinya sekarang gue ngga cuman bisa yes sama no doang, juga bisa sedikit-sedikit bahasa korea (yaaa… lumayan lah buat flirting-flirting sama oppa-oppa di random chating wkwkwk), gara-gara suka korea gue juga punya banyak temen sefrekuensi, kaya teteh-teteh pemilik fanstuffstore di baltos (instagram: @fanstuffstore), oiya, dan gue juga jadi ada bahasan buat nulis blog, kaya sekarang ini syalalaa. 

Kpop juga bikin gue ngga mudah terpengaruh sama dunia luar yang agak negatif (like smoking, drinking drugs or something), karena ya gimana mo terpengaruh wong kerjaannya di kamar aja nontonin drakor, jadi insya Allah ngga ngerugiin orang, kecuali ngerugiin wifi kantor dan wifi kosan yang gue sedot terus buat donlotin drama ehehehe.

Namun, menjadi kpop-er juga ngga semerta-merta mulus, gue pernah dimarahin bu bos ditempat kerja yang lama gara-gara ngga diijinin cuti buat nonton running man tapi gue malah bolos hihi, sampe disidang boo gueee wkwk, pernah ketipu tiket konser juga, dibilang alay sama setiap orang tiap bilang ‘iya aku suka drama korea’, belum lagi dibilang ‘pantesan jomblo, suka korea sih’ zzzz. I’m fine with that anyway.

Well, sekarang-sekarang jadi kpop-er makin susah, dihujat sana sini, I mean, kaya semua orang tuh underestimate gitu sama kpop-er, yang bilang kpop-er anak alay lah kpop-er mah lebay lah, anarkis lah, senggol bacok lah, lebih parahnya lagi sekarang (gue pernah liat di twitter nya kak @ronzzykevin) suka kpop aja sampe dibilang kafir. Like seriously yah apa hubungannya sih suka kpop sama agama? Gue tau banget kalo udah ngomongin masalah agama di Indonesia ini sensitive sekali, kaya ngomong salah sedikit tentang agama aja tuh pasti bakal dihujat habis-habisan dan ngga kelar 1 minggu zzz.

Menurut gue, urusan agama mah kan udah privasi banget, heran aja gue kenapa banget kudu disambung-sambungin ke agama, yang lebih sedihnya sampe disebut kafir. Padahal kan yah yang ngga suka kpop belum tentu ibadahnya lebih rajin dari kpoper kan? Astagfirullah, tuh kan jadi ngabanding-bandingin gini ><. Sebenernya gue yang udah mendeklarasikan diri sebagai kpoper dari 8 tahun yang lalu ini sedih, karena jaman gue dulu mentok-mentok ejekan yang bikin kesel tuh ‘cowok korea mah kayak banci’ dan ‘mukanya ngga ada yang asli’ itu aselik! Bikin naik darah. Kalo udah ada yang bilang kaya gitu gue istigfar aja dalem ati biar nga buang-buang energi. Tapi sama sekali ngga pernah dikait-kaitkan sama agama.

Gue pernah di kantor ada yang bilang gini, “roh, kata ustad (siapa namanya gue lupa) tau ngga, drama korea tuh bikinan yahudi, lu tuh jangan nontonin drama korea mulu” trus gue udah kesel banget padahal pengen ngebalikin ‘ya emang bapa ngga suka nonton pilm barat? Emang pilm barat bukan bikinan yahudi?’ tapi gue cuman bales “iya tau, ya biarin aja pak yang penting akunya ngga ikutan jadi yahudi” terus aku ngeloyor pergi saking keselnya.

Hi kpopers seantero Indonesia yang kebetulan baca blog gue ini, bersabarlah kalian dengan segala caci maki yang kalian peroleh dari orang sekitar kalian, karena sesungguhnya orang yang penyabar itu disayang Tuhan.

And remember! Beberapa dari yang suka ngatain gue anak kpop-er alay itu belakangan pada hobi nontonin drama korea, juga jadi pada ngefollow oppa-oppa di instagram, and im just laughing here, karma is exist everyone hahaha. So don’t dare to judged me, or judged us as kpop-ers.


Sunday, 4 March 2018

Review K-Drama ‘Radio Romance’ We Lose Our Petekilan Mas-Mas Asuransi

           Hi guys! Annyeooooong! Well.. ini adalah postingan pertama setelah blog ini ganti nama domain, dan udah bukan blogspot.com lagi, ciyeeee. Curhat dikit ah, sebenernya udah lama banget pengen punya domain sendiri, cuman karena katro dan males ngulik yawda deh setia aja sama blogspot.com wkwk, sampe akhirnya pertengahan bulan Januari kemaren ngutak atik eh taunya berhasil beli domain (sebenernya agak nyesel juga XD). Dan udah ngga pake erohgayoo lagi, karena gue bosen ditanya 'kamu orang Aceh Roh?' yang sesungguhnya 'gayoo' itu gue ambil dari acara-acara korea kaya sbs gayo daejun, kbs gayo daejun, trus aku cobain gabungin sama nama eroh jadi erohgayo, eh lucu juga yang sampe sekarang gue pake sebagai uname uname sosial media gue, tapi gue dobelin tuh o belakangnya biar alaynya afdol HAHAHA. Jadilah gue pake fangirlerror.com sebagai nama domain baru gue, karena gue kadang banyak error nya kalo lagi ngefangirl. Sekian.

           Drama yang tayang tiap Senin dan Selama di channel kbs2 ini berjudul ‘Radio Ramance’. Dibintangi oleh Kim Sohyun sebagai Song Geu Rim dan Leader Highlight Yoon Doojun sebagai Ji Soo Ho. Well, awalnya gue agak kaget sih, kok sekarang-sekarang Sohyun jadi sering banget main sama actor yang usianya terpaut lumayan jauh sama doi, tapi I trust her lah, acting doi kan bagus, adu lawan sama Taecyeon aja pantes kok, jadi kayanya sama Doojun pun ngga masalah.

            Berlatar belakang dunia eintertainment drama ini menyuguhkan bagaimana si Ji Sooho ini sebagai actor yang tidak punya sama sekali kebebasan, dan si Song Geurim yang sangat terobsesi menjadi penulis naskah radio.

            Anyway! tau ngga sih kenapa gue dari dulu demen banget nontonin drama korea? Karena di setiap drama korea pasti mengajarkan bagaimana caranya berjuang, berjuang mencapai cita-cita, berjuang meraih cinta (ciyee), dan berjuang untuk hidup bahagia. Berjuang dan berjuang meski sering banget gagal, pasti mereka akan bangkit lagi dengan semangat yang lebih menggebu-gebu dibandingkan sebelumnya.

            Seperti yang dialami oleh Song Geurim, sebagai penulis naskah baru dia sering diremehkan oleh senior-seniornya, bahkan adapula yang cuman butuh tenaga dia hanya untuk membelikan makanan dan minuman doang, bisa bayangin ngga sih kalian gimana sakitnya? Kaya punya bakat yang cling banget tapi diintip sama orang-orang sekitar aja ngga. Hiks. Sad. Kalo gue yang jadi Song Geurim gue bakal mewek terus tiap pulang gawe. *lu sih lebay aja emang anaknya Roh!*. Tapi yang seperti gue bilang tadi, bahwa orang korea di drama korea itu pantang menyerah, jadi walaupun doi diremehkan oleh senior-seniornya doi tetep belajar, tetep berusaha supaya karya doi memang bagus, supaya kalo bahasa kekiniannya mah dinotice senpai wkwkwk.


            Beda profesi tentunya beda pula penderitaaanya bukan? Kaya Ji Sooho, sebagai artis yang udah terkenal dari kecil, hidupnya ngga lagi bisa dibilang hidup, karena semua sudah diatur oleh manager bahkan ibu tirinya yang tak lain adalah CEO agensi tempatnya bernaung. Nah sebenernya sih gue gemes juga sama Ji Sooho, well, Doojun disini emang aktingnya oke, apalagi tatapan mata sendunya eughh!! Bikin leleh sih kalo menurut gue. Nah kenapa gue gemes banget liat Doojun disini? Karena Doojun di drama yang dulu gue tonton (lets eat 1&2) itu sebagai mas-mas asuransi dan image tengil petekilannya tuh udah nempel banget di otak gue, jadinya gue susah banget nerima karakter Doojun yang tetiba super kalem dan buset dah labilnya minta ampun yalord!



Oh wait! Tentunya drama korea tidak akan semenarik itu tanpa adanya second male lead yang selalu patah hati. Second leadnya calon-calon patah hati ini cukup menarik hati yaitu Yoon Park. Si Yoon park, disini dia berperan sebagai Lee Kang PD-nim, orangnya nyentrik abis, dan indiahe banget trus bilang Namaste-namaste muluk lucuk deh, tiap hari pakenya baju India terus yang menurut gue lebih terlihat seperti baju koko wkwk, tapi dengan adanya si Lee Kang PD ini, agak terhiburlah gue. Kenapa gue bilang agak terhibur? Karena sebenernya sih, kisah cinta si Ji SooHo dan Song Geurim ini B aja dan a bit garing sih, ya kalo pun artisnya bukan mereka juga keknya gue nga akan bela-belain tiap minggu donlot hehehe.


Yang bikin gue halu nonton ini drama adalah, bukan Doojun bukan, bukan juga si Yoon Park, tapi si dedek-dedek yang hampir ada di semua drama-drama masa kini dan masa lampau dan selalu berperan sebagai lead male di masa remaja yang membuat nuna-nuna menolak tua. Guys! Look at him!



Gimana nuna-nuna k-drama-ers ngga menolak tua cobaaaaaa, his smile just as sweet as aspartam satu sendok makan, he is only turn 16 this year anyway :/.

    Well, di dalam lingkungan pekerjaan tentunya ngga semua orang menyenangkan bukan? Pasti ada 1 diantara sebanyak teman-teman kantor yang sifat nya ngga sefrekuensi dengan kita, yang bersifat senioritas, yang merasa selalu benar dan ngga terima kalo ada bawahan atau junior yang ternyata bisa lebih pintar darinya, seperti Ra cakanim (Writer Ra) dio tuh berasa penulis paling oke sejagat raya banget, dan ngga mau mengakui bahwa si Song Geurim juga memiliki bakat menulis, karena ya ya ya, dunia kerja itu keras men wkwk.


         Jadi jangan lah menyerah atau putus asa kalo kalian nemu temen kerja yang seperti Ra cakanim ini, tetap bersemangatlah, karena dunia kerja memang begitu, dan kemampuan adaptasi kitalah yang membuat kita bisa survive dari keadaan sekitar seperti Song Geurim.

           Sekarang mari kita bahas tentang jalan cerita drama ini, sepulangnya Lee Kang dari India, doi diberi kesempatan entah tantangan oleh manager radia KBC untuk buka program baru, karena sepeninggalan dia ke India ngga ada lagi acara radio yang menarik hati para pendengar. Lee kang PD ini PD yang sangat handal dalam membawakan semuab acara radio, yang kemudian doi ngerekrut si Song Geurim sebagai main writer acara radionya dan Ji Sooho sang artis yang lagi naik daun sebagai DJ nya.

             Ji Sooho awalnya nolak mentah-mentah tawaran sebagai DJ Radio, he was like, hellooow bayaran gue maen drama lebih gede dibandingin gue cuap-cuap di radio doang, tapi karena kegigihan Song Geurim memperkenalkan betapa menyenangkannya radio itu kepada Ji Sooho, dan Ji Sooho juga sebenernya punya maksud tersembunyi kepada Song Geurim, diapun menerima tawaran DJ tersebut. Lalu kemudian, muncullah masalah-masalah yang membuat Ji Sooho dihadapkan dengan pilihan, tetep main drama dengan bayaran yang lebih besar? ataukah bercuap-cuap didepan microfon radio dan bisa dekat terus dengan Song Geurim? 

           Minggu ini masuk ke episode 11&12 berati tinggal 4 episode lagi, kegalauan Ji Sooho ini akan kejawab. So, yang belum nonton mari ditonton, lumayan mengobati rindu kepada mas dujun dujun hatiku (naun sih Roh!).

Sekian review nya, semoga bermanfaat walopun ngga banyak XD.

Saturday, 13 January 2018

Review K-Drama 'Wise Prison Life' Tetep Jadi Orang Baik Kaya Kim Je Hyeok

            Kalian pernah ngga sih ngebayangin hidup di penjara itu seperti apa? Di penjara itu ngapain aja? Setelah gue nonton drama ‘Wise Prison Life’ ini gue jadi penasaran, apakah penjara di Indonesia juga seperti itu? Atau apakah kehidupan penjara yang di ‘Wise Prison Life’ ini hanyalah drama belaka wkwkwk.

            Drama dengan latar kehidupan dibalik jeruji ini mengangkat sebuah ceerita tentang atlet baseball bernama Kim Jehyeok, yang sangat sukses dan diagung-agungkan oleh seluruh rakyat Korea Selatan yang kemudian dipenjara karena memukuli pelaku yang sudah melakukan pelecehan seksual terhadap adik perempuannya. Berjudul ‘Wise Person Life’.

            Episode 1 emang krik-krik banget, udah mah durasinya 1,5 jam mana pula ngga jelas arahnya kemana, makanya gue pun awalnya males banget nonton drama ini. Lagi-lagi karena geng baltos, eonni-eonni pemilik toko @fanstuffstore yang selalu bisa bikin gue nonton drama yang mereka bilang rame, padahal gue jelas-jelas males nontonnya.
            


           
            Menjadi pemain baseball yang begitu dieluelukan oleh netizen sejagat Korea tidak semerta-merta bahwa dia sempurna, Karena doi sesungguhnya ngga tau apa-apa selain jago baseball, sangatlah clueless, ngga banyak omong, percaya aja sama orang, nurut aja sama orang, dan kaya ngga bisa ngebedain mana orang baik dan mana orang jahat, karena saking cluelessnya. Sad. Wkwk.

            Well guys, kalo kalian nonton episode 1 dan keburu males, langsung aja nontonnya ke ep 2, nanti juga kalian menemukan alasan kenapa kalian harus nonton drama ini. Nanti kalo udah nemu alasannya baru deh nonton episode 1, karena akupun begitu HAHA.

            Gue ngga ngerti gimana system perpenjaraan di Korea sana, jangankan di Korea, di negara sendiripun gue kaga ngerti haha, jadi awal di penjara si Kim Jehyeok ini ditempatin di penjara namanya Seobu detention center gitu, yang kemudian setelah  doi kalah dalam persidangan, doi dipindahkan ke  Seobu Penitentiary, disinilah baru gue sakit perut kalo nonton ini drama.

            Roommate Kim Jehyeok di sini itu ibaratnya orang-orang baik yang emang lagi kena sial aja jadinya mereka masuk buih (eh tapi mungkin ngga sih? Wkwk). Roommate nya ada Minchul, Kaist, Jangpaljang, Go paksa. Di episode 3 nih ya spoiler dikit, ada scene dimana mereka dikasih air buat bikin ramyeon tapi airnya panasnya udah kaya air hujan, alias hangat-hangat kukupun nggak. Haha. Jadi saking keselnya minchul cs, malemya mereka operasi, dengan background music yang begitu mendebarkan dengan kata-kata mereka yang seolah mereka siap membunuh orang, yang ternyata mereka hanyalah mengeksekusi sebuah dispenser ><. Like seriously gue yang nontonnya aja udah degdegan bangeeett, kaya masaiya ini di dalem penjara mau ngebunuh oraaang wkwkw. Terus begitu air panas nya jadi dan ramyeonnya mateng, Kim Jehyeok yang nga ikut-ikutan pun tertidur atau entah pura-pura tertidur, yang kemudian Minchul bilang “Kim Sonsu (seonsu tuh atlet) kamu mau nyoba ramyeon ngga?” trus Kim Jehyeok tanpa basi-basi langsung bangun dan ngeluarin sumpit dari balik selimut lalu makan ramyeon itu tanpa ngomong apa-apa dulu wkwk. Di setiap episode pasti ada plot twist yang bikin ngakak kek gini.

            Ngga berapa lama Kim Jehyuk masuk ke Seobu Penitentiary, Yoo Hanyang yang ketemu Kim Jehyuk di Seobu detention juga jadi penghuni kamar tersebut. Well, hanyang adalah seorang pecandu yang sumpah yah kalo kalian denger dia ngomong tuh pengen ngegaplok mukanya, dah gitu bawaannya nempel terus di selimut dan nemplok muluk di paha Kim Jehyuk. Kan kzl wkwkwk.




            Setelah ada Hanyang a.k.a Haerongi di room nya Kim Jehyuk, makin rame lah room tersebut, karena si Haerong ini emang rese banget anaknya XD. Kaya selalu ngeledekin Kaist yang ngomongnya cadel (ahjussi yang ini ngga bisa ngomong S, kek anak kecil gitu ngomong S jadi T. Shin ramyeon jadi Thin Ramyeon wkwkkw) trus emang suka nyari gara-gara deh di anak emang.


              Oiya, gue kan mau bahas juga kegiatan yang ada di penjara itu apa aja? Jadi di penjara itu ternyata ada kegiatan, kaya bikin-bikin kursi trus dijual, nah dari hasil penjualannya itu akan masuk ke rekening masing-masing napi yang ikutan bikin kursi itu, trus ada juga kegiatan ibadah, yang Kristen ke Gereja, yang Budha ke Kuil. Dan setiap tahun di Gereja dan Kuil ngadain kaya event semacam pekan olahraga gitu. Makanya gue penasaran apakah di penjara negara kita juga kek gitu? Hehe.


            Lanjut ke roommate nya Kim Jehyuk nih yah, jangpaljang ini termasuk napi kelas ringan keknya, doi nyolong roti semobil-mobilnya ><, jadinya ngga berapa lama setelah Jehyeok pindah ke room itu, dia keluar penjara. Lalu diganti sama Yoo Jongwoo. Doi adalah Tentara yang difitnah ngebunuh juniornya gitu, yang lalu berubah jadi musuh bebuyutannya si Haerongi. Musuh Haerong udah nambah lagi aja wkwkw.

            OH MY GOD! Udah ngebacot sepanjang ini gue lupa nyeritain Lee Jun Ho. Pacar mbak sooyoung ini, memerankan Lee Junho dengan sangat epic. Seorang polisi yang sangat peduli terhadap sahabatnya, Kim Jehyuk. Doi sampe rela minta dipindah tempatkan di penjara barunya Kim Jehyuk, pokoknya bener-bener peduli lah. Sampe demi ngga ketauan kalo sesungguhnya  mereka sahabatan, Lee junho ngaku bahwa dia stalkernya Kim Jehyeok dan Presiden fan club nya Kim Jehyuk.




        Ada beberapa kalimat yang diucapkan oleh Kim Jehyeok dan Haerongi untuk si Jongwoo ini, yang selalu gue inget. Kim Jehyeok kala itu disindir sama jongwoo, katanya gini “kayanya lu menikmati yah idup di penjara gini, lu terlihat begitu hidup disini” lalu Kim Jehyeok pun menjawab, “gue juga sama kaya elu bro, sedih dan marah, tapi ya gue ngga bisa marah-marah terus, sedih-sedih terus, kalo gue begitu muluk, gue ngga akan bisa bertahan, gue bukannya hepi ada disini, tapi gue mencoba untuk survive dari situasi ini” 
Kalo si Haerongi bilang gini, ngga tau deh dia lagi sadar apa lagi sakau pas ngomong itu wkwk "bukan lu doang yang idup menderita disini, semua yang disini juga menderita, tapi ya kita semua nyoba buat survive, bukan kaya elu yang terus2an nyalahin keadaan" gue was like, gileeee haerongi bisa kek gini jugak xD.

           Segini aja deh review dari gue, dah banyak bacot banget sebenernya, kalo lebih panjang lagi malah jadi bosen kek episode awal Wise Prison Life hahaha. Eh btw aku ngga bahas masalah percintaannya yah, soalnya ya emang ngga banyak juga porsinya, drama ini kaya lebih membahas tentang kehidupan dan pertemanan. Dan agar tetap jadi orang baik dalam kondisi apapun, kaya Kim Jehyuk J.